Rabu, 01 Agustus 2012

The Unforgetable Saturday



Lama sekali rasanya saya tidak lagi menulis di blog ini. Kalo boleh jujur, inilah salah satu kelemahan saya, yap...konsistensi. Sepertinya masih belum bisa konsisten bung. haha.........

Hari ini, Minggu, tepat berada di awal bulan April. Kegiatan saya di kosan seharian ini (sampai pukul 16.45) masih sama seperti hari-hari biasanya di kosan. Malam minggu kemarin semalaman nonton pertandingan liga inggris aston villa vs chelsea di TV dari jam 9 malam hingga tertidur di tengah-tengah acara uji nyali (masih) dunia lain trans 7. Terbangun sekitar jam 6 pagi langsung salat subuh. Setelah gosok gigi dan cuci muka, pukul setengah 8 pagi (seperti biasa) saya beli sarapan bubur ayam di belakang kosan, tepatnya di dekat taman ponjay. Sampai di kosan, makan sambil nonton TV.

Beberapa saat kemudian saya putuskan untuk mengerjakan sesuatu yang sering saya tunda yaitu bersih-bersih kosan. Saya sendiri sudah membuat ketetapan, minimal tiap hari Minggu harus bersih-bersih kamar mulai dari menyapu, mengepel, merapikan tempat tidur, dll. Setelah semuanya beres, saya malah bingung mau melakukan apa lagi. Pengen nonton FESBUDNUS tapi tiketnya kemahalan (15 ribu, padahal taun kemarin 2 ribu), dan akhirnya tidak jadi berangkat (dan untungnya tidak ada yang mengajak saya ke sana). Alhamdulillah sore hari ini mendung, tak lama kemudian turun hujan deras. Lumayan lah mendinginkan suasana yang sedang panas. Hehe...

Di kosan, begitu weekend saya hampir selalu teringat kegiatan rutin saya sewaktu masih di rumah. Seakan-akan ingatan saya kembali ke masa-masa SMA, tepatnya kelas 3 SMA saat sibuk-sibuknya kegiatan akademis. Jika diceritakan secara lengkap akan sangat panjang dan saya pun tidak yakin bisa mengingat semua kegiatan dengan baik.

Okee...mari coba saya ingat lagi.

SABTU

  • 05.00-05.45         bangun pagi, salat subuh, mandi, sarapan
  • 05.45-06.00         berangkat ke sekolah
  • 06.00-06.15         sampai di sekolah
  • 07.00-09.15         pelajaran sesi 1 (3 SKS)
  • 09.15-09.30         istirahat
  • 09.30-11.45         pelajaran sesi 2 (3 SKS)
  • 11.45-12.00         istirahat
  • 12.00-13.30         pelajaran sesi 3 (2 SKS)
  • 13.30-14.00         pulang sekolah, menuju ke tempat les PRIMAGAMA depan UNS
  • 14.00-14.30         sampai di PRIMAGAMA, salat duhur, cuci muka
  • 14.30-16.00         belajar (les)
  • 16.00-16.30         les selesai, pulang ke rumah, sampai di rumah
  • 16.30-17.30         salat ashar, makan, nonton liga indonesia, santai-santai sama keluarga
  • 17.30-18.30         mandi, salat maghrib, kumpul keluarga di ruang tengah, nonton TV
  • 18.30-21.00         nonton liga inggris, makan malam, ngobrol sama ibu n adek
  • 21.00-23.00         main PS sendirian di kamar belakang, adek malam mingguan, ibu tidur
  • 23.00-xx.xx          tidur di ruang tengah

Sewaktu SMA, hidup saya bisa dibilang sangat teratur. Bangun pagi hampir selalu jam 5, setelah itu salat subuh, mandi, dan sarapan. Kadangkala bangunin adek yang pukul 05.30 seringkali belum bangun tidur. Berangkat sekolah pagi-pagi sekitar pukul 06.00 untuk menghindari jalanan yang makin ramai dan berbahaya. Sementara itu, adek saya berangkat sendiri dengan motor mio-nya (mungkin) sekitar pukul 06.15. Perjalanan dari rumah ke sekolah hanya memakan waktu paling lama 15 menit. Karena masih pagi dan jalanan masi lengang, seringkali saya sengaja kendarai motor saya dengan kecepatan minimum sambil menikmati segarnya udara pagi kota Solo.

Jalur yang saya pilih ke sekolah pun selalu sama yaitu lewat palur-jembatan bengawan solo-sekarpace-jebres-panggung-ringin semar-proliman ngemplak belok kanan-lewat jembatan ngemplak-SMA 5-parkiran selatan kelas 3. 

Sampai di sekolah sekitar pukul 06.15 dan biasanya masih sepi, paling-paling hanya ada beberapa motor saja yang sudah terparkir. Bahkan tidak jarang, motor saya jadi penghuni pertama di parkiran itu. Padahal menurut beberapa cerita yang saya dengar, parkiran motor bagian selatan yang khusus untuk kelas 3 lumayan menyeramkan. Hmmm.....memang kadang bulu kuduk berdiri kalau pagi-pagi sendirian di tempat itu. Oh iya, tempat parkir favorit saya yaitu parkiran bagian tengah yang menghadap ke deretan kelas 3 (menghadap utara) dan dekat tiang penyangga atap parkiran supaya dapat ruang yang lebih luas. Hehe..

Sesampainya di kelas pun masih sepi. Belum banyak orang yang datang. Baru sekitar pukul 06.45 teman-teman mulai berdatangan dan kelas pun berubah menjadi ramai. Bel masuk sekolah berbunyi sekitar pukul 07.00. Nah, sambil mengisi waktu luang sebelum guru masuk ke kelas, kebiasaan yang kami lakukan adalah ngobrol segala macam hal mulai dari pelajaran, pertandingan sepak bola semalam, bahkan juga perkembangan film naruto yang kala itu masih sangat populer. 

Menurut saya pribadi, hari Sabtu adalah hari masuk sekolah yang paling menyenangkan dibandingkan 5 hari lainnya karena mata pelajarannya yang tidak terlalu berat dan terkesan santai. Sabtu pagi dibuka dengan mata pelajaran matematika yang disampaikan oleh Bapak Yusmar S Budi (sekarang kepala sekolah SMA N 6). Mata pelajaran ini bisa dibilang mata pelajaran paling menyebalkan di hari Sabtu karena cara mengajarnya yang kurang menarik, terlalu serius, dan terkadang suka memarahi siswa yang tidak memperhatikan atau tidak bisa mengerjakan soal di papan tulis.  hehe...

Setelah 2 SKS mata pelajaran matematika, pelajaran berikutnya (kalo tidak salah) matematika lagi tapi dengan guru yang berbeda, yaitu sang ibu wali kelas, Ibu Sri Rahayu (Bu Yayuk). Berbeda 180 derajat dengan Pak Yusmar, pelajaran matematika yang diberikan Bu Yayuk jauh lebih menarik karena beliau penyabar dan pengertian terhadap siswanya. Terkadang malah mata pelajaran matematika yang seharusnya disampaikan malah diganti dengan acara konsultasi antara siswa yang sedang galau ujian nasional dengan wali kelasnya. Sayangnya mata pelajaran ini di hari Sabtu hanya 1 SKS menjelang istirahat.

Waktu SMA dulu istirahat pukul 09.15 setelah pelajaran 3 SKS sesi pertama. Kebiasaan saya saat istirahat pertama ini paling-paling cuma ke toilet, ngobrol dengan teman-teman di depan kelas, atau terkadang ke kantin beli cemilan. Karena waktu istirahat hanya 15 menit, kami tidak bisa berlama-lama santai. Pukul 09.30 tepat bel berbunyi tanda masuk pelajaran lagi. Pelajaran hari Sabtu setelah istirahat pertama adalah bahasa inggris 2 SKS kemudian dilanjutkan dengan bimbingan konseling 1 SKS. Kami sangat menikmati pelajaran setelah istirahat pertama karena sangat santai dan menyenangkan. Ibu guru bahasa inggris kami waktu itu sangatlah sabar dalam memberikan materi pelajaran. Cara memberikan penjelasan pun juga sangat bagus. Untuk mata pelajaran bimbingan konseling isinya cuma konsultasi-konsultasi tentang keluhan selama sekolah, masalah mendapatkan universitas yang sesuai, dan lain-lain.

Begitu mata pelajaran selesai, bel pun berbunyi 2 kali tanda istirahat kedua. Pada saat inilah saya sering pergi ke kantin membeli minuman. Minuman favorit saya adalah es coffee mix. Nikmat sekali menengguk segelas es kopi di tengah cuaca yang panas sekaligus menghilangkan rasa kantuk sebelum menghadapi mata pelajaran Bahasa Indonesia setalah istirahat kedua usai.

Setelah 15 menit istirahat kedua, kami masuk kelas lagi untuk menjalani pelajaran sesi terakhir yaitu bahasa indonesia (2 SKS) yang disampaikan oleh Bapak Sudarto. Beliau ini tergolong salah satu guru paling senior di SMA N 5. Meskipun sudah berumur, semangatnya masih terlihat muda. Salah satu yang paling diingat dari beliau adalah kebiasaan beliau yang selalu menyampaikan pelajaran tentang sastra. Hal yang sering diulang terutama masalah puisi, pantun, dan sejenisnya. Beliau juga terkadang memberikan joke-joke yang membuat kami "bangun dari tidur". Maklum, pelajaran terakhir biasanya sudah capek dan konsentrasi beralih ke jam dinding di depan kelas, menunggu jarum jam menunjukan pukul 13.30. Hehehe...

Tett...tett....tetttt....
3 kali bunyi bel pertanda pulang. Teman-teman yang tadinya terkantuk-kantuk di belakang, seketika membereskan tasnya sambil menguap. Seketika iu juga, kami langsung keluar dari kelas dengan wajah ceria karena Sabtu merupakan hari terbaik bagi kami. Mungkin di benak teman-teman, mereka bisa melepas penat setelah seminggu berkecimpung dengan kegiatan sekolah yang membosankan. Yah, sabtu malam dan hari minggu memang saat yang pas untuk bersantai. Kegiatan setelah pulang sekolah yang dilakukan oleh teman-teman sekelas sangat beragam. Ada yang nongkrong dulu di warung burjo depan sekolah, pergi ke  masjid sekolah untuk menunaikan salat dan membicarakan hal-hal keagamaan, langsung pulang ke rumah, atau pergi les seperti yang saya lakukan. Konsekuensi sebagai siswa kelas 3 (menurut saya) adalah mempersiapkan ujian nasional sebaik mungkin. Oleh karena itu, dari awal tahun ajaran baru, saya memang sudah merencanakan ikut les supaya waktu-waktu luang saya tidak terbuang percuma.

Setelah bel tanda pulang sekolah berbunyi, biasanya saya langsung bergegas ke parkiran untuk mengambil motor dan memacunya ke arah sekarpace, tepatnya tempat bimbel Primagama yang ada di depan kampus UNS. Perjalanan dari sekolah ke tempat bimbel biasanya memakan waktu sekitar 15 menit. Maklum, sambil menikmati perjalanan (hehehe....). Setelah memarkirkan motor di depan tempat bimbel, saya langsung bergegas menuju ke kamar mandi untuk cuci muka dan mengambil wudhu untuk salah duhur. Setelah selesai salat, sekitar pukul 14.15, saya naik ke lantai 2 menuju ke ruangan tempat bimbel kelas 3 SMA. Peserta bimbel di sana merupakan siswa-siswa dari berbagai SMA di Solo dan sekitarnya. Pukul 14.30 tepat, bimbel pun dimulai. Mata pelajaran yang diajarkan tidak jauh-jauh dari mata pelajaran ujian nasional seperti Kimia, Fisika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, dll. Terkadang bosan juga mengikuti bimbel seperti ini, apalagi kalau pengajarnya kurang komunikatif.

Selesai bimbel sekitar pukul 16.15, saya langsung turun ke lantai 1 untuk mengambil motor lalu pulang sambil menahan rasa lapar karena siang tadi memang belum makan. Perjalanan pulang ke rumah tidak memakan waktu yag lama, cukup 10 menit. Suasanya perjalanan pulang ke rumah selalu saya rindukan karena pada jam-jam itu jalanan cukup ramai oleh pekerja-pekerja pabrik yang juga selesai melaksanakan kewajibannya mencari nafkah untuk keluarga dan juga pada jam-jam tersebut sinar matahari sangat indah menyinari sepanjang perjalanan di perbatasan solo-karanganyar. Tidak butuh waktu lama, akhirnya saya sampai juga di rumah. Setibanya di rumah sekitar pukul 16.30, saya langsung mengambil wudhu untuk salat ashar. Setelah selesai salat, ibu mengambilkan makan yang telah dimasaknya pagi tadi. Masakan ibu memang paling nikmat. Kebiasaan saya adalah makan sambil nonton pertandingan liga indonesia. Setelah selesai makan, saya istirahat sejenak hingga pukul 18.00 mandi.

Kegiatan malam minggu selalu di rumah. Berbeda dengan adik saya yang biasanya main ke luar bersama teman-teman entah itu nge-band, main kartu, atau hal-hal lain. Sementara itu, kegiatan malam minggu selalu saya isi dengan menonton pertandingan sepakbola baik liga indonesia maupun liga inggris. Pukul 20.00 biasanya ibu sudah tidur di kamarnya. Saya masih setia nonton pertandingan bola sampai pertandingan terakhir pukul 23.00 sambil menunggu adik pulang. Akan tetapi, saya lebih sering tertidur saat nonton pertandingan bola. hehe...

Yap...itulah kegiatan saya di hari Sabtu yang sangat dirindukan. Jika waktu bisa diputar, ingin sekali rasanya kembali ke masa-masa itu, tetapi sepertinya memang tidak mungkin. Biarlah itu menjadi kenangan yang kelak akan selalu saya ingat :D


























Tidak ada komentar:

Posting Komentar