Minggu, 22 Januari 2012

Perempatfinal FUSION 2012




Hari ini mumpung liburan, saya sengaja menyempatkan diri nonton pertandingan FUSION (Futsal in Action) kelas saya, THREAT (Three A Treasury STAN) yang dilangsungkan pada pukul 13.00 di Diamond Futsal, Ceger. Pertandingan-pertandingan sebelumnya saya tidak sempat ikut mendukung timnas 3A karena sesuatu hal (lebih tepatnya males jalan kaki jauh dari kosan ke ceger, hehehe....)

Pertandingan tadi mempertemukan kelas saya dengan salah satu tim tingkat 2. Karena di pertandingan sebelumnya kalah, kami mendapat lawan yang cukup berat jika dilihat dari rekor bertanding 3 game sebelumnya. Sang manajer pun menginstruksikan untuk bertahan sepanjang pertandingan sambil sesekali melakukan serangan balik.

Pritt...pertandingan pun dimulai. Seperti prediksi semula kelas kami mendapat serangan bertubi-tubi dari kubu lawan yang mengandalkan umpan jauh dari kiper yang langsung menuju pemain depan. Secara keseluruhan, harus diakui bahwa tim kami kalah dari segi permainan. Tim lawan bermain dengan lebih rapi sedangkan kami menempatkan 3 pemain di belakang dan menyisakan seorang sebagai lone striker

Sepanjang babak pertama, belum ada gol yang masuk ke gawang kami berkat saves yang dilakukan oleh kiper. Refleksnya benar-benar mampu menghalau berbagai serangan sehingga membuat lawan cukup frustrasi. Karena memang kurang diunggulkan, kami lebih banyak sabar dan menunggu lawan melakukan kesalahan untuk cepat-cepat menyerang balik. Pertandingan pun menjurus keras dan kasar. pemain belakang kami tidak segan-segan menghadang lawan baik dengan langsung membuang bola, melakukan pressing ketat, bahkan melakukan tackle yang sedikit nakal. Babak pertama diakhiri 0-0. 

Pada babak kedua, sepertinya manajer menginstruksikan untuk lebih berani menyerang dengan memanfaatkan peluang sekecil mungkin dan strategi ini terbukti berhasil dengan terciptanya 1 gol di tengah-tengah babak kedua oleh pemain kami yang memang ditugaskan sebagai lone striker. Menjelang berakhirnya pertandingan, pertandingan berjalan makin keras. Sampai-sampai salah seorang pemain lawan mendapat cedera yang cukup parah, luka sobek otot gara-gara menahan tendangan pemain kami. Tapi...yah seperti itulah pertandingan sepakbola (futsal), keras bung. Setelah insiden tadi, pertandingan makin menegangkan saja. Tim lawan dengan segala cara menyerang pertahanan kami. Untung kiper bermain sangat-sangat baik. Koordinasi lini pertahanan juga bisa dibilang sempurna. Sambil terus memainkan tempo dan meminta banyak timeout, tim lawan tidak bisa berbuat banyak untuk mengembangkan permainannya.

Kami sebagai suporter tentu harap-harap cemas supaya pertandingan cepat berakhir.
Dan akhirnya..................................

Prit..pritt.....prittttttt.......
Wasit meniupkan peluitnya tanda pertandingan berakhir. Pemain, manajer, dan suporter berteriak kegirangan merayakan kemenangan ini. Kami lolos ke semifinal!!!! Meskipun sejak pertandingan awal hingga perempatfinal (4 pertandingan) baru mencetak 4 gol, saya secara pribadi cukup puas karena kami bisa 3 kali melakukan cleansheet, sebuah rekor yang menunjukkan betapa kuatnya pertahanan kami.

Pertandingan berikutnya, semifinal akan mempertemukan sesama tim dari tingkat 3 yaitu 3F pada hari Sabtu depan. Dari segi kompisisi pemain, sepertinya kami (lagi-lagi) kurang diunggulkan untuk menang. Ah..itu nanti saja, yang penting sekarang kita sudah ada di semifinal. Apes-apesnya juara 4 lah dapet, dan yang terpenting nggak akan gengsi kalau kalah. Lawannya sama-sama tingkat 3. hehehe.....

Pertandingan ini mengingatkan saya pada suatu pertandingan semifinal Europa Champions League babak semifinal yang mempertemukan INTER MILAN vs BARCELONA. Publik pastinya sangat mengunggulkan El Barca yang datang ke San Siro dengan predikat sebagai tim dengan penyerangan terbaik. Di luar dugaan, Barca kalah 0-1 saat itu. Yap...seperti itulah strategi yang kami terapkan siang tadi. Mencuri 1 gol lalu bertahan habis-habisan.

Terkadang memang keberuntungan mengalahkan kualitas.

Okay....wish us luck (again) next saturday guys!! semifinal, we're ready!!



note:

  • Mungkin ada pertanyaan kenapa penulis ga ikut main? yah...sebelum ditanyakan, saya jawab dulu deh. Saya memang hobi sepakbola/futsal tapi itu cuma buat main-main saja. Kalau saya dimainkan pas pertandingan seperti ini, jelas kualitas tidak sebanding dan ujung-ujungnya menyebabkan kekalahan tim. hahaha... Di sini saya berperan jadi suporter saja sudah cukup.
  • Maaf nih fotonya kurang mewakili pertandingan tadi. Dua foto itu diambil saat menjelang pertandingan dimulai. Momennya pun kurang pas. Niatnya mau ambil foto yang banyak tapi apa daya hape saya lowbat. Sudah untung pulang tidak dengan tangan hampa.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar